A.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH
Kurikulum
2013 memberikan isyarat tujuan pendidikan secara umum kini diarahkan sebagai
skhslkhlshs, dan tujuan pembelajaran sejarah di sekolah pun diarahkan pada
khkhlhk. Kurikulum 2013 pula mengurangi beban guru dengan pengambil alihan
tugas guru membuat silabus oleh pusat, menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh dalam
videonya di http://video.kemdikbud.go.id/video/play/kurikulum-2013-guru-tidak-dibebani-silabus
menjelas bahwa ada pula kemungkinan syarat 24 jam mengajar dikurangi menjadi 22 jam saja, hal
ini memungkinkan guru agar mendesain pembelajaran dengan lebih baik lagi karena memiliki waktu yang lebih luang, tak terlepas pada pengembangan
media pembelajaran yang digunakan.
- - - tambahan - - -
1.
Memilih Media Pembelajaran
- - - pendahuluan - -
-
Menurut W. S. Winkle dalam bukunya Psikologi Pengajaran menjelaskan
beberapa alasan untuk dijadikan pertimbangan pendidik sebelum memilih dan
menggunakan suatu media pembelajaran. Selain kesesuaian dengan tujuan
instruksional khusus, metari pelajaran, prosedur didaktis dan bentuk
pengelompokan siswa, juga harus dipertimbangkan soal pengeluaran biaya (cost factor); apakah peralatan tersedia
pada waktu dibutuhkan (availability
factor); apakah aliran listrik cukup kuat, kalau dibutuhkan tenaga listrik;
apakah peralatan memenuhi persyaratan teknis, sehingga dapat dibaca, dilihat,
didengar dengan jelas (technical quality);
apakah ruang kelas memenuhi persyaratan; apakah tenaga pengajar dapat
menggunakannya secara tepat (technical
know-how) (W. S Winkle, 2009:321).
a. Biaya yang Dibutuhkan
Media pembelajaran dapat diolah atau didapatkan oleh guru dengan
berbagai cara, bisa dengan langsung membeli, menggunakan fasilitas yang
tersedia sekolah, maupun membuatnya sendiri. Biaya juga perlu dipertimbangkan
dalam menentukan sebuah media pembelajaran, sebuah media dikatakan baik jika
mampu menggunakan sedikit dana dan tetap dapat digunakan secara efektif dan
efisien sesuai dengan tujuan pembelajaran. Untuk menekan pengeluaran dana yang
banyak, sebaiknya pihak sekolah menyiapkan beberapa media untuk pembelajaran
sejarah, setidaknya media pembelajaran peta (peta lokal, peta Indonesia, peta
dunia, peta tematik) dan globe, serta jika memungkinkan memiliki minimal satu
buah proyektor LCD untuk memfasilitasi guru menggunakan media pembelajaran
hingga media yang berbasis multimedia.
Media pembelajaran bagi guru sejarah yang dapat digolongkan dalam
kategori murah meriah antara lain; penggunaan media caption, media gambar,
dan media pembelajaran berbasis multimedia yang bisa dibuat sendiri di rumah
ataupun di sekolah saat tidak mengajar, seperti slide show, film dokumenter, dan lain-lain. Dengan pemanfaatan
internet, guru sejarah dapat dengan mudah mendapatkan film dokumenter dan
mengolahnya lagi, misalnya dengan mendownload di youtube.com atau penyedia
layanan video lainnya di internet, tentunya dengan memilah-milah dan
disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.
- - - gambar caption - - -
- - - gambar guru menjelaskan dg slide show - - -
b. Ketersediaan
c. Masalah Teknis
d. Penggunaan
e. Pengetahuan Teknis
Selain beberapa point yang diuraikan di atas,
penulis menambahkan beberapa pertimbangan yang sebaiknya diperhatikan sebelum
memilih sebuah media pembelajaran. Pertimbangan tersebut antara lain;
a. Orisinalitas
b. Kemudahan
1)
Menyiapkan
/ mendapatkan
2)
Mengukur
keberhasilan evaluasi
c.
2.
Menyiapkan Media Pembelajaran
a.
Media
Pembelajaran Berbasis Audio
b.
Media
Pembelajaran Berbasis Visual
- - - penjelasan - - -
1) Gambar Sederhana
a) Cetak; peta, brosur, pamflet, majalah, dll
b) Slide
2) Caption, Grafik, Skema
- - - penjelasan
- - -
a) Mind
Mapping – Tony Buzan
b) Organizer
3) Gambar buatan
a) Komik
b) Lukisan / Sketsa
c) Digital Editing
c.
Media
Pembelajaran Berbasis Audio – Visual
d.
Media
Pembelajaran Berbasis Model
e.
Media
Pembelajaran Berbasis Multimedia
f.
Media
Pembelajaran Berbasis Internet
3.
Optimalisasi Media Pembelajaran
- - - tambahan - - -
DAFTAR PUSTAKA
Buku
Edgar Dale. 1946. Audio – Visual Methods in Teaching. New
York: Dryden Press
Kochar, S.K. 2008. Teaching of History (Pembelajaran Sejarah).
Jakarta: PT. Grasindo
Munif Chatib. 2011a. Gurunya Manusia: Menjadikan Semua Anak
Istimewa dan Semua Anak Juara. cetakan I. Bandung: Penerbit Kaifa PT. Mizan
Pustaka
W. S. Winkle. 2009. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media
Abadi
Internet
Kemdikbud. 2014. Kurikulum 2013
Guru Tidak Dibebani Silabus. [Online] http://video.kemdikbud.go.id/video/play/kurikulum-2013-guru-tidak-dibebani-silabus diakses pada 2 Mei 2014

